BeritaKriminal

7 Orang Diamankan Warga di Kulonprogo Usai Terdengar Teriakan “Ono Klitih”

Kulonprogo (DIY), SURYAPOS.id – Sebanyak tujuh orang diamankan warga setelah terjadi aksi pengejaran di wilayah Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sabtu (3/10/2026) dini hari.

Peristiwa tersebut bermula saat seorang warga yang berada di kawasan Terminal Brosot, Kapanewon Galur, mendapati sejumlah kendaraan melintas dari arah barat sekitar pukul 00.30 WIB.

Baca juga: Curi iPhone 11 di Toko Buah Kulonprogo, Pelaku Ditangkap di Kebumen

Warga tersebut kemudian mendengar seseorang berteriak, “Ono klitih”. Mendengar teriakan itu, warga bersama sejumlah warga lainnya kemudian melakukan pengejaran terhadap rombongan kendaraan tersebut.

Pengejaran berlanjut hingga wilayah Pedukuhan Lendah, Kapanewon Lendah. Di lokasi tersebut, warga berhasil mengamankan tujuh orang yang kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian.

Baca juga: KPRI Bina Satwa Salurkan 7 Tangki Air Bersih untuk Warga Dondong Saptosari

Kasi Humas Polres Kulonprogo Iptu Sarjoko mengatakan, ketujuh orang tersebut selanjutnya dibawa ke Polsek Galur untuk menjalani pemeriksaan awal.

“Setelah diamankan warga, tujuh orang tersebut kemudian dibawa ke Polsek Galur sekitar pukul 04.00 WIB,” ujar Sarjoko, Sabtu (3/10/2026).

Baca juga: Polresta Yogyakarta Ungkap Hasil Penyelidikan Dugaan Pungli Bolosego di Alun-alun Kidul

Selanjutnya, ketujuh orang tersebut diamankan di Polres Kulonprogo untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim).

Sarjoko mengatakan, hingga saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan untuk mengetahui secara pasti peristiwa yang terjadi serta keterlibatan masing-masing orang yang diamankan.

Baca juga: Pengeroyokan di Sanden Bantul, Korban Disabet Kerambit, Celurit, dan Pedang hingga Luka-luka

“Ketujuh orang tersebut masih diperiksa lebih lanjut oleh Satreskrim Polres Kulonprogo,” kata Sarjoko.

Polisi juga masih mendalami rangkaian kejadian sebelum warga melakukan pengejaran. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan apakah terdapat tindak pidana dalam peristiwa tersebut atau tidak.

Exit mobile version